Home / Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

APDAM Maros Gelar Pelatihan SLHS Standar, 50 Pengusaha Depot Air Minum Ikuti Pembinaan Higiene dan Sanitasi

MAROS, 21 Agustus 2026 – Asosiasi Pengusaha Depot Air Minum (APDAM) Kabupaten Maros menggelar pelatihan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi para pengusaha depot air minum di Kabupaten Maros, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh APDAM Maros tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang merupakan pengusaha depot air minum anggota APDAM Kabupaten Maros. Pelatihan ini diprakarsai oleh Ketua APDAM Maros, H. Baharuddin Syam, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan profesionalisme para pelaku usaha depot air minum terhadap standar higiene dan sanitasi.

Pelatihan SLHS menjadi penting karena usaha depot air minum berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menyediakan air yang aman dan layak untuk dikonsumsi.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya penerapan higiene sanitasi dalam seluruh proses pengelolaan depot, mulai dari sumber air, proses pengolahan, kebersihan peralatan, kondisi lingkungan depot, kebersihan operator, hingga pengawasan kualitas air yang dihasilkan.

Kementerian Kesehatan sendiri menjelaskan bahwa pelatihan higiene sanitasi depot air minum bagi pengelola atau penanggung jawab bertujuan agar peserta memahami kebijakan higiene sanitasi, urgensi air minum aman, higiene perorangan, teknik operasional depot, standar prosedur sanitasi serta pengawasan internal depot air minum. Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari persyaratan bagi pengelola yang membutuhkan sertifikat pelatihan untuk proses penerbitan SLHS.

Tingkatkan Standar dan Kepercayaan Masyarakat

Ketua APDAM Kabupaten Maros, H. Baharuddin Syam, menekankan pentingnya kesadaran bersama para pengusaha depot untuk tidak hanya mengejar aspek usaha, tetapi juga memastikan air yang diproduksi benar-benar memenuhi standar keamanan dan kesehatan.

Menurutnya, keberadaan APDAM bukan sekadar sebagai wadah organisasi pengusaha, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kualitas anggota.

“Pelatihan ini kita harapkan dapat meningkatkan pemahaman para pengusaha depot air minum mengenai pentingnya higiene dan sanitasi. Kita ingin seluruh anggota APDAM Maros semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Baharuddin.

Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan depot masing-masing sehingga kualitas air minum yang diproduksi dapat terus terjaga.

SLHS Berkaitan dengan Kualitas Air

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi merupakan salah satu instrumen penting dalam memastikan depot air minum memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi. Dalam pelayanan penerbitan SLHS, persyaratan dapat mencakup sertifikat pelatihan higiene sanitasi, pemeriksaan atau inspeksi kesehatan lingkungan, serta bukti pemeriksaan kualitas air sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Maros sendiri telah memasukkan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk Tempat Pengelolaan Makanan dan Depot Air Minum sebagai bagian dari program pengendalian dan pengawasan kesehatan lingkungan.

Karena itu, pelatihan yang diikuti 50 pengusaha depot air minum tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kepatuhan terhadap standar yang berlaku sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan usaha depot air minum di Kabupaten Maros.

APDAM Dorong Pengusaha Semakin Profesional

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap air minum isi ulang, keberadaan depot yang memenuhi standar higiene dan sanitasi menjadi semakin penting.

APDAM Maros diharapkan dapat terus menjadi wadah koordinasi, pembinaan dan peningkatan kapasitas para pengusaha depot air minum, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Melalui pelatihan SLHS ini, para pengusaha depot air minum Maros didorong untuk menjadikan kualitas, kebersihan, keamanan dan kepatuhan terhadap standar kesehatan sebagai bagian utama dalam menjalankan usaha.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan air minum dengan harga terjangkau, tetapi juga memperoleh jaminan bahwa air yang dikonsumsi berasal dari depot yang menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara baik.

APDAM Maros berkomitmen untuk terus mendorong pengusaha depot air minum agar semakin tertib, profesional dan mengutamakan kesehatan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

LSM KPK-RI Dukung Penuh Dialog Hukum Narkotika dan Maksiat BNM Sulsel

Berita

BNM Sulsel Perkuat Konsolidasi Gerakan: Hamka Hamid dan Muh. Ahyar, SH., MH Matangkan Agenda Sosialisasi Anti Narkoba di Makassar

Berita

DPW Hidayatullah Sulsel Gelar Road Show Luwu Raya, Bacakan SK 5 Kampus Madya Pasca Musda

Berita

Mari Hadir untuk Mendengar Mereka, Sebelum Mereka Benar-Benar Pergi

Berita

Baitul Wakaf Hidayatullah Sulsel Kembali Bangun Masjid di Makassar

Berita

Pondok Tahfidz Al Hijrah Uraso Tetap Semangat Belajar di Mushallah Darurat

Berita

HARAPAN ITU MASIH ADA SELAMA KITA MAU PEDULI, SATUKAN DOA, JAGA GENERASI

Berita

BNM Sulsel Tingkatkan Kinerja Investigasi untuk Dukung Pencegahan Narkotika