Home / Berita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:56 WIB

BNM Sulsel Perkuat Konsolidasi Gerakan: Hamka Hamid dan Muh. Ahyar, SH., MH Matangkan Agenda Sosialisasi Anti Narkoba di Makassar

BNM Sulsel Perkuat Konsolidasi Gerakan: Hamka Hamid dan Muh. Ahyar, SH., MH Matangkan Agenda Sosialisasi Anti Narkoba di Makassar

Makassar, 16 Mei 2026 — Di tengah dinamika persoalan narkoba yang kian kompleks, sebuah pertemuan strategis berlangsung di salah satu café kawasan Paccerakkang, Makassar. Pertemuan ini mempertemukan Ketua Brantas Narkotika Maksiat (BNM) Sulawesi Selatan, Hamka Hamid, dengan praktisi hukum Muh. Ahyar, SH., MH, dalam rangka pemantapan agenda besar sosialisasi anti narkoba yang akan digelar pada Ahad, 21 Juni 2026 di Makassar.

Pertemuan tersebut tidak sekadar bersifat koordinatif, melainkan menjadi ruang konsolidasi gagasan untuk memperkuat arah gerakan BNM Sulsel agar lebih terstruktur, terukur, dan berdampak luas di tengah masyarakat.

Hamka Hamid menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan kampanye moral, tetapi harus menjadi gerakan sosial yang hidup di tengah keluarga, lingkungan pendidikan, dan ruang-ruang publik. Menurutnya, masa depan generasi tidak ditentukan oleh besarnya wacana, tetapi oleh keberanian untuk bergerak secara nyata dan konsisten.

Sementara itu, Muh. Ahyar, SH., MH menyoroti pentingnya integrasi antara pendekatan preventif dan kepastian hukum dalam penanganan narkoba. Ia menilai bahwa edukasi publik harus berjalan seiring dengan pemahaman hukum yang kuat agar masyarakat tidak hanya sadar, tetapi juga terlindungi secara hukum dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Sebagai bagian dari agenda kegiatan, Muh. Ahyar, SH., MH juga akan hadir sebagai salah satu pemateri utama dalam sosialisasi tersebut. Ia akan membawakan materi terkait aspek hukum pencegahan, penanganan kasus narkoba, serta peran masyarakat dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis.

“Pencegahan harus dimulai dari akar, dari keluarga dan sekolah. Namun ketika pelanggaran terjadi, hukum harus hadir sebagai pagar yang tegas,” tegas Muh. Ahyar, SH., MH dalam diskusi tersebut.

Kegiatan sosialisasi yang akan datang diproyeksikan menjadi ruang edukasi publik yang lebih dari sekadar seminar, melainkan forum kesadaran kolektif untuk membangun benteng sosial terhadap ancaman narkoba. Pendekatan yang diusung BNM Sulsel menggabungkan dimensi moral, edukatif, dan hukum dalam satu gerakan terpadu.

Dengan langkah ini, BNM Sulsel menegaskan posisinya sebagai gerakan sosial yang tidak hanya hadir sebagai respons, tetapi juga sebagai penggerak perubahan—menyasar akar persoalan dan membangun kesadaran jangka panjang demi menyelamatkan generasi muda Sulawesi Selatan dari ancaman narkoba dan degradasi moral.

Share :

Baca Juga

Berita

DPC BNM Makassar Dukung dan Meriahkan Kegiatan Rutin Jumat Berkah di VB Coffee House & Resto

Berita

Kembalikan Marwah Belawa sebagai Pencetak Ulama, Camat Arifuddin Arman Batasi Hiburan Malam

Berita

Ketika Cahaya Bersatu, Kegelapan Akan Runtuh

Berita

Melawan Narkotika dengan Cahaya Iman, BNM Pinrang Luncurkan Gerakan Sejuta Ayat Kursi pada HANI 2026

Berita

LSM KPK-RI Dukung Penuh Dialog Hukum Narkotika dan Maksiat BNM Sulsel

Berita

BNM Kota Makassar Matangkan Struktur Organisasi, Siapkan Dialog Hukum, Curhat Pelajar Indonesia dan Program BNM Peduli

Berita

Pengurus DPW Hidayatullah Sulsel Hadiri Musda IX MUI Sulsel*

Berita

DPD Hidayatullah Luwu Utara Gelar Musyawarah Cabang Gabungan Prioritaskan DPC Seko dan Arah Kebijakan 5 Tahun