Home / Berita

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:52 WIB

BNM Makassar Gelar CPI: Merdekakan Hati, Selamatkan Generasi

Makassar 26/5/2026 – Di momentum Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, ketika bangsa mengenang perjuangan merebut kebebasan, BNM Makassar menghadirkan makna kemerdekaan dalam bentuk yang lebih dekat dengan realitas generasi muda: memerdekakan hati pelajar dari luka batin, tekanan hidup, pergaulan negatif, dan ancaman narkoba melalui program Curhat Pelajar Indonesia (CPI).

Kegiatan ini akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Masjid Darun Naim, Jl. Tarakan Kompleks PU, Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kota Makassar. Berlangsung sejak shalat Isya berjamaah hingga shalat Subuh berjamaah dan ditutup dengan shalat Israq bersama, kegiatan ini dihadirkan sebagai ruang pembinaan mental, spiritual, sekaligus tempat pulang bagi pelajar yang sedang berjuang dengan berbagai persoalan hidup.

Melalui Curhat Pelajar Indonesia (CPI), peserta akan diajak menjalani malam refleksi yang mengalir: bermula dari kebersamaan dalam ibadah, ruang curhat dan penguatan mental, muhasabah diri, dialog tentang kehidupan remaja, pergaulan sehat, ancaman narkoba, hingga peneguhan harapan agar pelajar tetap percaya bahwa masa depan mereka masih layak diperjuangkan.

Kegiatan ini juga akan ditayangkan secara live melalui media, agar pesan-pesan penguatan karakter, kesehatan mental, dan penyelamatan generasi muda dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Ketua BNM Makassar, Bang Ito, menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni, tetapi juga harus diwujudkan dengan keberanian menyelamatkan generasi dari hal-hal yang merusak masa depan.

“Bulan Agustus mengingatkan kita tentang kemerdekaan. Tetapi hari ini masih banyak pelajar yang belum benar-benar merdeka—ada yang terbelenggu rasa takut, luka batin, tekanan hidup, lingkungan yang buruk, bahkan ancaman narkoba. Curhat Pelajar Indonesia hadir agar mereka merasa didengar, dikuatkan, dan kembali percaya bahwa hidup mereka berharga,” ujar Bang Ito.

Selain menjabat sebagai Ketua BNM Makassar, Bang Ito juga aktif membina generasi melalui rumah tahfidz gratis, pendampingan sosial, serta layanan hypnoterapi dan rumah terapi pemulihan korban penyalahgunaan narkoba, sebagai bentuk ikhtiar membantu mereka bangkit, pulih, dan menemukan kembali arah hidup.

Menurut Bang Ito, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi menjadi contoh gerakan pembinaan pelajar berbasis masjid yang dapat diikuti oleh masjid-masjid lain, khususnya di Kota Makassar.

“Masjid jangan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat anak-anak muda pulang, didengar, dibina, dan dijaga masa depannya. Harapan kami, Curhat Pelajar Indonesia bisa menjadi inspirasi bagi masjid-masjid di Makassar untuk bersama hadir menyelamatkan generasi,” tambahnya.

Melalui CPI, BNM Makassar berharap lahir generasi yang lebih kuat secara mental, lebih dekat dengan nilai spiritual, lebih berani menghadapi kehidupan, dan mampu berkata tidak pada narkoba serta pengaruh yang merusak masa depan.

Info Panitia / WA: 0813-4296-1951

Share :

Baca Juga

Berita

BNM Sulsel, Haji Matto dan CINDOCER Siapkan Lomba Film Pendek “Aku Hanya Ingin Didengar”

Berita

Pos Dai Sulsel Sebarkan 150 Dai ke Pelosok Sulawesi Selatan

Berita

AMJI Sulsel Gaungkan Literasi AI di Wajo, Jurnalis dan Aparatur Desa Diajak Bangkit Hadapi Era Digital

Berita

Warga Manuju Gowa Galang Dana Pembangunan Masjid Menyambut Ramadan

Berita

DPD Hidayatullah Luwu Utara Gelar Musyawarah Cabang Gabungan Prioritaskan DPC Seko dan Arah Kebijakan 5 Tahun

Berita

Mengapa SIDEO Taqifa Disebut Sebagai Produk Serbaguna dengan Potensi Pasar Raksasa di 2026

Berita

DPW Hidayatullah Sulsel Gelar Rapat Koordinasi Pasca Rakernas, Siapkan Rakerwil 2026

Berita

HEBOH! TERAPI TOTOK PUNGGUNG SARAF TERJEPIT DI BTP MAKASSAR DISERBU WARGADisebut-sebut Bantu Ringankan Nyeri Menahun Tanpa Obat & Operasi