Oleh: Hamka Hamid, C.JI., CPLA
Ketua DPD BNM Sulawesi Selatan
Sebelum membaca artikel ini, Anda dapat memahami terlebih dahulu tanda-tanda awal yang sering menjadi perhatian keluarga pada artikel Apa Saja Ciri-Ciri Pengguna Narkotika? Kenali Tanda Awal Tanpa Terburu-buru Menyimpulkan.
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan masyarakat adalah mengapa seseorang yang diduga menggunakan narkotika tampak berubah perilakunya. Ada yang menjadi lebih mudah marah, lebih pendiam, sulit berkonsentrasi, atau mulai menarik diri dari keluarga. Apakah semua perubahan tersebut disebabkan oleh narkotika?
Jawabannya tidak selalu. Perubahan perilaku merupakan kondisi yang kompleks. Penyalahgunaan narkotika memang dapat memengaruhi cara kerja otak dan emosi seseorang, tetapi perubahan serupa juga dapat muncul akibat stres, gangguan kesehatan mental, tekanan hidup, atau masalah sosial lainnya. Karena itu, perubahan perilaku tidak boleh dijadikan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan seseorang menggunakan narkotika.
Apakah Narkotika Dapat Memengaruhi Perilaku Seseorang?
Ya, beberapa jenis narkotika dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan bertindak. Dampaknya berbeda-beda tergantung jenis zat, dosis, frekuensi penggunaan, kondisi kesehatan, serta respons tubuh masing-masing orang.
Pada sebagian orang, perubahan dapat terlihat dalam bentuk emosi yang tidak stabil, sulit berkonsentrasi, atau berkurangnya kemampuan mengambil keputusan. Namun, tidak semua orang mengalami perubahan dengan pola yang sama.
Mengapa Perubahan Perilaku Tidak Selalu Berarti Penyalahgunaan Narkotika?
Perubahan perilaku memiliki banyak kemungkinan penyebab. Kurang tidur, tekanan pekerjaan, masalah keluarga, depresi, gangguan kecemasan, hingga penyakit tertentu juga dapat memengaruhi perilaku seseorang.
Karena itu, para tenaga kesehatan tidak menilai seseorang hanya dari perubahan sikap atau kebiasaannya. Penilaian dilakukan secara menyeluruh melalui wawancara, pemeriksaan, dan bila diperlukan pemeriksaan penunjang.
Fakta Penting
Perubahan perilaku merupakan sinyal bahwa seseorang mungkin sedang menghadapi suatu masalah, tetapi bukan bukti bahwa ia menggunakan narkotika. Pendekatan yang penuh empati jauh lebih bermanfaat daripada langsung memberi label atau menuduh.
Perubahan Perilaku Apa yang Sering Menjadi Perhatian Keluarga?
Beberapa perubahan yang sering membuat keluarga khawatir antara lain:
- Lebih tertutup dari biasanya.
- Mudah tersinggung atau emosinya berubah-ubah.
- Kehilangan minat terhadap hobi atau kegiatan yang sebelumnya disukai.
- Sering menghindari komunikasi dengan keluarga.
- Sulit berkonsentrasi saat belajar atau bekerja.
- Sering berganti lingkungan pergaulan tanpa penjelasan yang jelas.
Perubahan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari keseluruhan kondisi seseorang, bukan sebagai bukti pasti penyalahgunaan narkotika.
Bagaimana Keluarga Harus Menyikapi Perubahan Perilaku?
Jika Anda melihat perubahan yang berlangsung terus-menerus, usahakan untuk tetap tenang. Hindari memarahi atau menghakimi sebelum mengetahui penyebabnya.
- Ajak berbicara dalam suasana yang nyaman.
- Dengarkan tanpa menyela.
- Tanyakan apakah ada masalah yang sedang dihadapi.
- Amati apakah perubahan semakin berat atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Bila diperlukan, cari bantuan dari tenaga kesehatan atau layanan yang berkompeten.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Perubahan Perilaku
Apakah semua pengguna narkotika pasti berubah perilakunya?
Tidak. Dampak setiap jenis narkotika dan kondisi setiap orang berbeda-beda sehingga tidak semua mengalami perubahan yang sama.
Apakah orang yang mudah marah pasti menggunakan narkotika?
Tidak. Kemarahan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk stres, kelelahan, konflik, maupun gangguan kesehatan mental.
Kapan keluarga sebaiknya mencari bantuan?
Apabila perubahan perilaku berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau mulai membahayakan diri sendiri maupun orang lain, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau layanan yang berwenang.
Kesimpulan
Perubahan perilaku dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, tetapi tidak boleh langsung dianggap sebagai bukti penyalahgunaan narkotika. Memahami perubahan secara menyeluruh, membangun komunikasi yang baik, dan mencari bantuan profesional bila diperlukan merupakan langkah yang lebih tepat daripada mengambil kesimpulan berdasarkan dugaan.



