Home / Program

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Apakah Pengguna Narkotika Selalu Bertubuh Kurus? Mitos atau Fakta?

Oleh: Hamka Hamid, C.JI., CPLA
Ketua DPD BNM Sulawesi Selatan

Sebelum membaca artikel ini, Anda dapat memahami terlebih dahulu apakah mata merah selalu menjadi tanda penggunaan narkotika pada artikel Apakah Mata Merah Selalu Menjadi Tanda Pengguna Narkotika? Ini Penjelasan yang Perlu Dipahami.

Banyak orang masih percaya bahwa pengguna narkotika pasti bertubuh kurus, tampak lemah, dan tidak terawat. Anggapan ini begitu sering muncul sehingga sebagian masyarakat menjadikannya sebagai patokan untuk menilai seseorang. Lalu, benarkah semua pengguna narkotika memiliki tubuh yang kurus?

Jawabannya adalah tidak. Berat badan tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan apakah seseorang menggunakan narkotika atau tidak. Kondisi fisik dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti jenis zat yang digunakan, lama penggunaan, pola makan, kondisi kesehatan, aktivitas fisik, dan metabolisme tubuh. Bahkan, ada pengguna yang pada awalnya tidak menunjukkan perubahan berat badan yang berarti. 0

Apakah Pengguna Narkotika Selalu Mengalami Penurunan Berat Badan?

Tidak semua pengguna narkotika mengalami penurunan berat badan. Beberapa jenis zat memang dapat menurunkan nafsu makan sehingga berat badan berkurang. Namun, jenis lain dapat memberikan efek yang berbeda. Karena itu, perubahan berat badan tidak bisa dijadikan satu-satunya tanda penyalahgunaan narkotika. 1

Mengapa Ada Pengguna Narkotika yang Tetap Terlihat Sehat?

Pada tahap awal penyalahgunaan, sebagian orang masih mampu menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa sehingga perubahan fisiknya belum terlihat jelas. Selain itu, setiap tubuh memberikan respons yang berbeda terhadap zat yang digunakan. Inilah sebabnya penampilan luar tidak selalu mencerminkan kondisi yang sebenarnya. 2

Apa Saja Perubahan Fisik yang Perlu Diperhatikan?

Daripada hanya berfokus pada berat badan, keluarga sebaiknya memperhatikan perubahan yang terjadi secara menyeluruh, misalnya:

  • Penampilan yang berubah drastis.
  • Kebersihan diri mulai diabaikan.
  • Mata tampak merah atau sayu karena berbagai kemungkinan penyebab.
  • Pola makan berubah secara mencolok.
  • Tubuh tampak lemas atau mudah lelah tanpa penyebab yang jelas.

Perubahan tersebut tidak selalu berkaitan dengan narkotika. Banyak penyakit maupun kondisi psikologis juga dapat menimbulkan gejala yang serupa.

Fakta Penting
Tubuh kurus bukan bukti seseorang menggunakan narkotika. Penilaian hanya berdasarkan penampilan dapat menimbulkan stigma dan kesalahpahaman. Perhatikan perubahan secara menyeluruh dan hindari mengambil kesimpulan tanpa dasar yang cukup.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Perubahan Berat Badan yang Drastis?

  • Jangan langsung mengaitkannya dengan narkotika.
  • Ajak berbicara dengan tenang untuk mengetahui apakah ada masalah kesehatan atau tekanan hidup.
  • Perhatikan apakah terdapat perubahan perilaku atau kondisi lain yang menyertai.
  • Apabila penurunan atau kenaikan berat badan berlangsung tanpa sebab yang jelas, anjurkan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Berat Badan dan Narkotika

Apakah semua pengguna narkotika menjadi kurus?

Tidak. Berat badan setiap orang dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga tidak semua pengguna mengalami penurunan berat badan. 3

Apakah orang bertubuh gemuk pasti bukan pengguna narkotika?

Tidak. Bentuk tubuh tidak dapat digunakan untuk memastikan seseorang menggunakan atau tidak menggunakan narkotika.

Mengapa sebagian pengguna tampak tetap sehat?

Pada sebagian kasus, perubahan fisik belum terlihat jelas pada tahap awal atau dipengaruhi oleh jenis zat dan kondisi tubuh masing-masing.

Kesimpulan

Anggapan bahwa semua pengguna narkotika pasti bertubuh kurus adalah mitos. Penampilan fisik hanya merupakan salah satu hal yang dapat diamati dan tidak pernah cukup untuk menyimpulkan seseorang menyalahgunakan narkotika. Pendekatan yang tepat adalah memahami perubahan secara menyeluruh, menghindari stigma, dan mengutamakan komunikasi serta pemeriksaan profesional bila diperlukan.

Baca Juga

Share :

Baca Juga

Program

Cara Menulis Berita yang Baik dan Benar: Panduan Lengkap Menggunakan Rumus 5W+1H

Program

Mengapa Pengguna Narkotika Mengalami Perubahan Perilaku? Memahami Hubungan Otak, Emosi, dan Lingkungan

Program

Hak Tolak Wartawan: Pengertian, Dasar Hukum, Fungsi, Syarat, dan Perlindungan Profesi Jurnalis

Program

Straight News: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contoh Penulisan Berita Langsung

Program

Kode Etik Jurnalistik: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Prinsip yang Wajib Dipahami

Program

Teknik Wawancara Jurnalistik: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Cara Melakukan Wawancara yang Efektif

Program

Apa Itu Jurnalis? Pengertian, Tugas, Fungsi, dan Perannya di Era Digital

Program

Feature: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Cara Menulis Feature yang Menarik