Home / Program

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Jenis-Jenis Berita dalam Jurnalistik: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Oleh: Hamka Hamid, C.JI., CPLA
Ketua DPW Global Press Network (GPN) Sulawesi Selatan
Tanggal: 1 Agustus 2026

Berita merupakan produk utama dalam dunia jurnalistik. Namun, tidak semua berita disajikan dengan cara yang sama. Ada berita yang disampaikan secara singkat dan langsung, ada pula yang dikembangkan melalui liputan mendalam, investigasi, hingga kisah yang menyentuh sisi kemanusiaan.

Memahami jenis-jenis berita sangat penting bagi jurnalis, mahasiswa komunikasi, humas, maupun masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana media menyajikan informasi kepada publik. Dengan mengenali karakteristik setiap jenis berita, seorang penulis dapat memilih format yang paling tepat sesuai dengan peristiwa yang diliput.

Apa Itu Jenis Berita?

Jenis berita adalah pengelompokan berita berdasarkan karakteristik, tujuan, cara penyajian, dan kedalaman informasi. Dalam praktik jurnalistik modern, setiap jenis berita memiliki fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan pembaca maupun kebijakan redaksi.

Media massa biasanya menggunakan kombinasi berbagai jenis berita agar informasi yang disajikan lebih lengkap, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. 0

Mengapa Jurnalis Harus Memahami Jenis Berita?

Memahami jenis berita membantu jurnalis menentukan teknik peliputan, gaya penulisan, hingga struktur penyajian informasi. Kesalahan memilih format berita dapat membuat informasi menjadi kurang efektif atau bahkan kehilangan nilai jurnalistiknya.

1. Straight News (Berita Langsung)

Straight news merupakan jenis berita yang paling sering dijumpai di media massa. Berita ini disampaikan secara singkat, padat, objektif, dan langsung pada inti peristiwa.

Biasanya digunakan untuk melaporkan kejadian penting seperti kecelakaan, kebijakan pemerintah, bencana alam, maupun kegiatan resmi.

2. Hard News (Berita Keras)

Hard news adalah berita yang memiliki tingkat kepentingan dan urgensi tinggi sehingga harus segera diketahui masyarakat. Contohnya meliputi bencana, keputusan pemerintah, peristiwa politik, kriminalitas, hingga kondisi darurat.

3. Soft News (Berita Ringan)

Soft news menyajikan informasi yang lebih santai dan tidak terikat oleh unsur kedaruratan. Topiknya dapat berupa gaya hidup, pendidikan, wisata, kuliner, komunitas, maupun hiburan.

4. Feature

Feature merupakan tulisan jurnalistik yang mengangkat sisi menarik dari suatu peristiwa atau tokoh. Berbeda dengan straight news, feature lebih menonjolkan cerita, suasana, dan pengalaman sehingga pembaca dapat merasakan kedekatan emosional.

5. Depth News (Berita Mendalam)

Depth news menyajikan informasi secara lebih lengkap melalui tambahan data, latar belakang, analisis, dan berbagai sudut pandang. Jenis berita ini membantu pembaca memahami konteks suatu peristiwa secara lebih utuh.

6. Investigative News (Berita Investigasi)

Berita investigasi merupakan hasil peliputan yang dilakukan secara mendalam untuk mengungkap fakta-fakta yang sebelumnya belum diketahui publik. Proses penyusunannya membutuhkan waktu lebih lama karena melibatkan riset, verifikasi, serta pengumpulan dokumen dari berbagai sumber.

7. Interpretative News

Interpretative news menggabungkan fakta dengan penjelasan yang memberikan konteks terhadap suatu peristiwa. Tujuannya bukan menggiring opini, melainkan membantu pembaca memahami latar belakang dan dampak suatu kejadian.

8. Opinion News

Opinion news berisi pendapat atau pandangan narasumber maupun pakar terhadap suatu isu. Meskipun mengandung opini, penyajiannya tetap harus didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perbedaan Hard News dan Soft News

Hard NewsSoft News
Aktual dan mendesak.Tidak selalu terikat waktu.
Berisi informasi penting.Lebih mengutamakan sisi human interest.
Disajikan singkat dan langsung.Lebih fleksibel dalam gaya penulisan.

Bagaimana Memilih Jenis Berita?

Pemilihan jenis berita bergantung pada karakter peristiwa yang diliput. Jika peristiwa bersifat mendesak, straight news atau hard news menjadi pilihan yang tepat. Sebaliknya, jika ingin menggali sisi kemanusiaan atau memberikan pemahaman lebih mendalam, feature maupun depth news dapat digunakan.

Kesimpulan

Jenis berita dalam jurnalistik sangat beragam, mulai dari straight news, hard news, soft news, feature, depth news, investigasi, hingga interpretative news. Masing-masing memiliki tujuan, karakteristik, dan teknik penulisan yang berbeda.

Dengan memahami berbagai jenis berita, seorang jurnalis dapat memilih pendekatan yang paling tepat sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih efektif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga

Share :

Baca Juga

Program

Off the Record, Background, dan Embargo: Pengertian, Perbedaan, Aturan, dan Penerapannya dalam Jurnalistik

Program

Teknik Wawancara Jurnalistik: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Cara Melakukan Wawancara yang Efektif

Program

Apa Saja Ciri-Ciri Pengguna Narkotika? Kenali Tanda Awal Tanpa Terburu-buru Menyimpulkan

Program

Feature: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Cara Menulis Feature yang Menarik

Program

Literasi Media: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Prinsip, dan Pentingnya di Era Digital

Program

Depth News (Berita Mendalam): Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Cara Menulisnya

Program

Mobile Journalism (MOJO): Pengertian, Peralatan, Teknik, dan Cara Menjadi Jurnalis Mobile Profesional

Program

Verifikasi Berita: Pengertian, Tujuan, Prinsip, Tahapan, dan Pentingnya dalam Jurnalistik