Home / Program

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Mengapa Pengguna Narkotika Mudah Marah? Memahami Penyebabnya Tanpa Terburu-buru Menghakimi

Oleh: Hamka Hamid, C.JI., CPLA
Ketua DPD BNM Sulawesi Selatan

Sebelum membaca artikel ini, Anda dapat memahami terlebih dahulu apakah perubahan fisik selalu menjadi tanda penyalahgunaan narkotika melalui artikel Apakah Pengguna Narkotika Selalu Bertubuh Kurus? Mitos atau Fakta?.

Salah satu anggapan yang sering beredar di masyarakat adalah bahwa pengguna narkotika pasti mudah marah, emosional, atau sering mengamuk. Tidak sedikit keluarga yang langsung menghubungkan perubahan emosi dengan penyalahgunaan narkotika. Namun, benarkah setiap orang yang mudah marah pasti menggunakan narkotika?

Jawabannya adalah tidak. Kemarahan merupakan emosi yang dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Penyalahgunaan narkotika memang dapat memengaruhi fungsi otak dan regulasi emosi pada sebagian orang, tetapi perubahan emosi juga dapat terjadi akibat stres, kelelahan, gangguan kesehatan mental, konflik keluarga, tekanan pekerjaan, maupun masalah kesehatan lainnya. Karena itu, mudah marah bukanlah bukti bahwa seseorang menggunakan narkotika.

Apakah Narkotika Dapat Memengaruhi Emosi Seseorang?

Ya. Beberapa jenis narkotika dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga memengaruhi cara seseorang merasakan dan mengendalikan emosi. Efeknya berbeda-beda tergantung jenis zat, lama penggunaan, dosis, kondisi kesehatan, serta respons masing-masing individu.

Pada sebagian orang dapat muncul perubahan suasana hati, mudah tersinggung, gelisah, atau sulit mengendalikan emosi. Namun, tidak semua orang mengalami gejala yang sama.

Mengapa Orang yang Tidak Menggunakan Narkotika Juga Bisa Mudah Marah?

Mudah marah merupakan kondisi yang sangat umum dan memiliki banyak penyebab. Kurang tidur, tekanan ekonomi, konflik rumah tangga, depresi, gangguan kecemasan, kelelahan, bahkan penyakit tertentu juga dapat memengaruhi emosi seseorang.

Karena itu, perubahan emosi harus dipahami secara menyeluruh dan tidak boleh langsung dikaitkan dengan penyalahgunaan narkotika.

Apa Saja Perubahan Emosi yang Perlu Diperhatikan?

Apabila terjadi secara terus-menerus dan disertai perubahan lain, keluarga dapat memperhatikan beberapa kondisi berikut:

  • Mudah tersinggung tanpa sebab yang jelas.
  • Suasana hati berubah sangat cepat.
  • Sering marah terhadap hal-hal kecil.
  • Menjadi lebih tertutup dari biasanya.
  • Kehilangan minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai.
  • Mulai menghindari keluarga atau teman dekat.

Perubahan tersebut bukan bukti penyalahgunaan narkotika, tetapi dapat menjadi tanda bahwa seseorang sedang menghadapi masalah yang perlu mendapat perhatian.

Fakta Penting
Mudah marah bukan ciri khusus pengguna narkotika. Banyak kondisi fisik, psikologis, maupun sosial yang dapat menyebabkan perubahan emosi. Hindari memberikan label sebelum mengetahui penyebab yang sebenarnya.

Bagaimana Cara Menyikapi Seseorang yang Mudah Marah?

  • Jangan membalas emosi dengan kemarahan.
  • Pilih waktu yang tepat untuk berbicara.
  • Dengarkan tanpa menghakimi.
  • Cari tahu apakah ada tekanan atau masalah yang sedang dihadapi.
  • Apabila perubahan emosi berlangsung lama atau semakin berat, pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau profesional yang berkompeten.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Emosi dan Narkotika

Apakah semua pengguna narkotika mudah marah?

Tidak. Efek penyalahgunaan narkotika berbeda pada setiap orang sehingga tidak semua mengalami perubahan emosi yang sama.

Apakah orang yang mudah marah pasti menggunakan narkotika?

Tidak. Kemarahan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stres, kelelahan, masalah psikologis, maupun kondisi kesehatan lainnya.

Kapan keluarga perlu mencari bantuan?

Apabila perubahan emosi berlangsung terus-menerus, mengganggu kehidupan sehari-hari, atau disertai perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain, sebaiknya segera mencari bantuan dari tenaga kesehatan atau profesional yang berkompeten.

Kesimpulan

Penyalahgunaan narkotika memang dapat memengaruhi emosi pada sebagian orang, tetapi mudah marah bukanlah tanda yang dapat digunakan untuk memastikan seseorang menggunakan narkotika. Pendekatan yang penuh empati, komunikasi yang baik, dan penilaian secara menyeluruh jauh lebih bermanfaat daripada mengambil kesimpulan berdasarkan satu perubahan perilaku.

Baca Juga

Share :

Baca Juga

Program

Feature: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Cara Menulis Feature yang Menarik

Program

Hak Tolak Wartawan: Pengertian, Dasar Hukum, Fungsi, Syarat, dan Perlindungan Profesi Jurnalis

Program

Kode Etik Jurnalistik: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Prinsip yang Wajib Dipahami

Program

Mengapa Pengguna Narkotika Mengalami Perubahan Perilaku? Memahami Hubungan Otak, Emosi, dan Lingkungan

Program

Apa Itu Jurnalis? Pengertian, Tugas, Fungsi, dan Perannya di Era Digital

Program

Public Relations (PR): Pengertian, Fungsi, Tugas, Tujuan, dan Perannya dalam Membangun Citra Organisasi

Program

Artificial Intelligence (AI) dalam Jurnalistik: Pengertian, Manfaat, Peluang, Tantangan, Etika, dan Masa Depan Dunia Pers

Program

Straight News: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contoh Penulisan Berita Langsung